Tampilkan postingan dengan label Makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makalah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

Makalah Sistem Pendukung Keputusan

Bagi anda yang sedang ingin membuat makalah sistem pendukung keputusan, berikut akan saya berikan informasi tentang makalah tersebut. Untuk mendownloadnya, caranya sangat gampang. Anda cukup mengklik link download yang ada di bawah ini :

DOWNLOAD MAKALAH SPK

Barangkali makalah tersebut dapat membantu anda dalam mencari referensi tentang sistem pendukung keputusan. Demikianlah informasi yang saya berikan. Terimakasih telah berkunjung kewebsite saya. Jangan lupa mampir kembali yaa :-D

Jumat, 27 April 2012

Makalah Pembelajaran Inovatif | Download Makalah

Kali ini khairulumam.com akan memberikan informasi berupa makalah pembelajaran inovatif. Makalah ini berguna untuk tenaga pendidik atau calon pendidik yang sedang mencari referensi atau bahan kajian tentang makalah pembelajaran inovatif. Untuk mendownload makalah pembelajaran inovatif, anda dapat langsung menekan tulisan yang ada di bawah ini untuk mendapatkannya. Semoga bermanfaat bagi anda semua. terimakasih. Wassalam 

Makalah Pencemaran Udara

Di era globalisasi yang tak menentu ini, banyak sekali penyakit yangdi sebabkan oleh pencemaran udara. hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh banyak nya asap kendaraan bermotor, pabrik, dll. Yang dapat membuat bumi kita semakin panas. 

Pada artikel kali ini saya akan berbagi informasi mengenai Makalah pencemaran udara yang dapat anda download secara gratis. Untuk mendownload makalah ini, anda cukup mengklik tulisan di bawah ini. Semoga informasi tentang makalah pencemaran udara ini bermanfaat bagi anda. Sekian dan terimakasih :-)


Dan ingat!!!! jangan copy paste yaa.. Harap cantumkan sumbernya. Terimakasih. Wassalam. Laporkan Jika File Tidak Bisa Di Download di Kotak Komentar.

Kamis, 26 April 2012

Download Makalah Ekonomi Islam

Bagi anda yang ingin mendownload makalah ekonomi islam. Berikut adalah link untuk mendownload makalah secara gratis. Semoga dengan informasi ini anda dapat mendapatkan referensi tentang penelitian anda. Caranya gampang. Anda tinggal mengklik download makalah di bawah ini. Maka makalah akan tersimpan di komputer anda dan langsung di download secara otomatis. Selamat Mendownload :-)

Download Makalah Ekonomi Islam

Minggu, 11 Desember 2011

Makalah Pendidikan Karakter

makalah pendidikan karakter bangsa, makalah pendidikan karakter di sekolah, makalah pendidikan karakter di sd, makalah pendidikan karakter dalam pembelajaran

Bagi Anda Yang sedang mencari makalah pendidikan karakter, Silahkan klik tombol download di bawah ini :

Senin, 05 Desember 2011

Makalah Rekayasa Perangkat Lunak

Jika anda ingin mendownload makalah rekayasa perangkat lunak, klik link Download Makalah Di bawah ini :

Berikut adalah sedikit informasi mengenai makalah yang anda download :

Pertanyaan : download makalah rpl, makalah rpl, free download tugas makalah rpl, makalah rekayasa perangkat lunak, download makalah rekayasa perangkat lunak
I. PENDAHULUAN
Rekayasa perangkat lunak telah berkembang sejak pertama kali ddiciptakan pada tahun 1940-an hingga kini. Focus utama pengembangannya adalah untuk mengembangkan praktek dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas para praktisi pengembang perangkat luank dan kualitas aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai.

I.1 Sejarah Software Engineering
Istilah software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Saat itu, masih terdapat perdebatan tajam mengenai aspek engineering dari pengembangan perangkat lunak. Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap pengembangan rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap dua konferensi inilah yang menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak.

Rabu, 02 November 2011

Makalah Datawarehouse | Peranan Datawarehouse Dalam Pendidikan

Malam Smwa.... Lagi mau share tentang makalah datawarehouse niyh. Judulnya Peranan Datawarehouse dalam pendidikan. Berhubung smester ini ane baru belajar datawarehouse n baru dikasi tugas ama dosen. Moga aja bermanfaat bagi agan agan yang sedang mencari informasi tentang download makalah datawarehouse. n Mungkin bermanfaat bagi yang sedang meneliti tentang datawarehouse dan pendidikan. Silah kan di copy ya... UPPPSSS jangan lupa cantum kan SUMBER nya kalo mau ngopy... :-D



ISI MAKALAH

Pada awalnya data warehouse digunakan pada area yang mengutamakan keuntungan untuk melakukan perhitungan kinerja dari karyawan, penjualan barang yang sesuai, atau penentuan produksi barang yang sesuai [KR02]. Namun pada perkembangannya, data warehouse mulai digunakan pada dunia pendidikan.

Data warehouse digunakan pada dunia pendidikan untuk mengevaluasi kualitas pendidikan, mengukur efektifitas kegiatan pengajaran di sebuah institusi pendidikan, mengukur kinerja pengajar, dan sebagainya. Sehingga data warehouse dapat menun- jang institusi untuk menggunakan data yang dipunyai untuk mendapatkan informasi. Selain kegunaan diatas, Data warehouse dalam sebuah institusi pendidikan juga dapat digunakan untuk menganalisis data mahasiswa aktif, data mahasiswa pada semester baru, data fasilitas akademik, data kehadiran mahasiswa, dan data perkembangan alum- ni [KR02]. Dari proses analisis diatas, seorang pengambil keputusan dapat memberikan kebijakan yang sesuai dengan keadaan data tersebut. Misalkan analisis fasilitas akademik dapat membantu menunjukkan utilitas penggunaan fasilitas akademik.

Selasa, 21 Juni 2011

Makalah Maqamat | Pengertian Maqamat

pengertian apa itu maqamat,Download makalah maqamat, makalah maqamat, maqamat merupakan, asal usul kata maqamat, belajar maqamat, tasawuf maqamat, pengertian maqamat menurut pasa sufi, maqamat yaitu, apakah maqamat?, bagaimana maqamat, mengapa maqamat

Catatan : Artikel Ini Tidak sepenuhnya lengkap..!!! kami hanya memberikan referensi untuk anda.

Sumber : http://ferrydjajaprana.multiply.com/journal/item/254/Maqamat_dan_Ahwal

Berikut Akan di jelaskan pengertian maqamat, apa itu maqamat, baik menurut bahasa, pendapat para ahli hingga pengertiannya. Silahkan membaca :

Maqam arti dasarnya 1) adalah "tempat berdiri", dalam terminologi sufistik berarti tempat atau martabat seseorang hamba di hadapan Allah pada saat dia berdiri menghadap kepada-Nya. Adapun "ahwal" bentuk jamak dari 'hal' 2) biasanya diartikan sebagai keadaan mental (mental states) yang dialami oleh para sufi di sela-sela perjalanan spiritualnya.

Banyak pendapat yang berbeda untuk mendefinisikan maqamat, diantaranya : Al Qusyairi, menjelaskan bahwa maqamat adalah etika seorang hamba dalam wushul (mencapai, menyambung) kepadanya dengan macam upaya, diwujudkan dengan tujuan pencarian dan ukuran tugas. Al Qusyairi menggambarkan maqamat dalam taubat - wara - zuhud - tawakal - sabar dan Ridha.

Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumudin membuat sistematika maqamat dengan taubat - sabar - faqir - zuhud - tawakal - mahabah - ma'rifat dan ridha.

At Thusi menjelaskan maqamat sebagai berikut : Al Taubat - Wara - Zuhud - faqir - sabar - ridha - tawakal - ma'rifat.

Al Kalabadhi (w. 990/5) didalam kitabnya "Al taaruf Li Madzhab Ahl Tasawuf", sebuah kitab yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh Arthur John Arberry dengan judul "The doctrine of the Sufi" 3) menjelaskan ada sekitar 10 maqamat : Taubat - zuhud - sabar - faqir - dipercaya - tawadhu (rendah hati) - tawakal - ridho - mahabbah (cinta) -dan ma'rifat.

Ibn Arabi dalam kitab Al futuhat Al Makiyah (The Meccan Revalation) 4) bahkan menyebutkan enam puluh maqam tetapi tidak memperdulikan sistematika maqam tersebut.

Maqam-maqam diatas harus dilalui oleh seorang sufi yang sedang mendekatkan diri kepada Tuhannya. Karena urutan masing-masing ulama sufi dalam menentukan urutan seperti yang tersebut di atas tidak seragam sehingga membingungkan murid, biasanya Syaikh (guru) tasawuf akan memberikan petunjuknya kepada muridnya.

Menjelaskan perbedaan tentang maqamat dan hal membingungkan karena definisi dari masing-masing tokoh tasawuf berbeda tetapi umumnya yang dipakai sebagai berikut: Maqamat adalah perjalanan spiritual yang diperjuangkan oleh para Sufi untuk memperolehnya. Perjuangan ini pada hakikatnya merupakan perjuangan spiritual yang panjang dan melelahkan untuk melawan hawa nafsu termasuk ego manusia yang dipandang sebagai berhala besar dan merupakan kendala untuk menuju Tuhan. Didalam kenyataannya para Saliki memang untuk berpindah dari satu maqam ke maqam lain i memerlukan waktu berbilang tahun, sedangkan "ahwal" sering diperoleh secara spontan sebagai hadiah dari Tuhan. Contoh ahwal yang sering disebut adalah : takut , syukur, rendah hati, ikhlas, takwa, gembira. Walaupun definisi yang diberikan sering berlawanan makna, namun kebanyakan mereka mengatakan bahwa ahwal dialami secara spontan dan berlangsung sebentar dan diperoleh bukan atas dasar usaha sadar dan perjuangan keras, seperti halnya pada maqamat, melainkan sebagai hadiah dari kilatan Ilahiah (divine flashes), yang biasa disebut "lama'at".

1) Jumantoro, Totok. Amin, Samsul Munir. Kamus Ilmu Tasawuf, Penerbit Amzah, Wonosobo, 2005

2) Kartanegara, Mulyadhi. Menyelami Lubuk Tasawuf, Penerbit Erlangga, Jakarta, 2006

3) Arberry, Arthur John. The Doctrine of the Sufis, SH Muhammad Ashraf, Lahore, 1966

4) Al Arabi, Ibn. (Translated : William C. Chittick and James W. Morris) The Meccan Revelation, Pir Press, Newyork, 2002.

Minggu, 12 Juni 2011

Pentingnya Agama Bagi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Perhatian terhadap arti pentingnya agama bagi kehidupan berbangsa bernegara, dan bermasyarakat mulai meluas kembali setelah percobaan untuk mengkomuniskan bangsa, Negara dan masyarakat yang dilakukan oleh PKI pada tahun 1965 gagal. Sejak saat itu pelajaran agama di sekolah-sekolah/tingkat Taman kanak-kanak sampai dengan tingkat Perguruan Tinggi mulai digalakkan, dan mulai memperoleh kedudukan utama.


Seiring dengan perubahan suasana yang demikian itu dilakukan pula “politik pintu terbuka” tidak saja terhadap penanaman modal asing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, akan tetapi juga terhadap berbagai ragam informasi dan unsur-unsur kehidupan asing. Akibat dari politik itu, interaksi antara kelompok-kelompok masyarakat di wilayah Indonesia dengan bangsa-bangsa lain makin bertambah intens, tidak saja interaksi ekonomi, politik, social, budaya, tetapi jiga interaksi yang bersifat intelektual. Hal yang serupa juga terjadi dalam pemikiran dan pemahaman keagamaan, bahkan yang terakhir ini pun sering kali dipengaruhi oleh akibat interaksi di dalam bidang-bidang/sector-sektor lain.

Keywords : Pentingnya Kehidupan Beragama, Pentingnya agama bagi kehidupan, agama bagi kehidupan, pentingnya agama bagi kehidupan berbangsa, pentingnya agama bagi menjalani kehidupan, menjalani kehidupan tanpa agama, pentingnya agama bagi kehidupan dan kemerdekaan, peran agama bagi kemerdekaan indonesia, pentingnya agama bagi perubahan kemerdekaan indonesia.

Perkembangan pemikiran dan pemahaman keagamaan yang terjadi saat ini sebenarnya juga sudah mulai terjadi pada masa sebelum perang kemerdekaan, meskipun intensitas nya berbeda bagi masing-masing wilayah di Indonesia. Pada dua dasawarsa terakhir percikan-percikan perkembangan pemikiran dan pemahaman keagamaan itu dapat dilihat antara lain misalnya sebagai “Islam Fundamentalis”. Tulisan berikut ini mencoba menyajikan secara deskriptif, tiga kelompok gerakan Islam di Yogyakarta yang dianggap mencerminkan gerakan “Islam Fundamentalis” tersebut. Ketiga kelompok itu ialah jamaah Mardiyah, jamaah mesjid Salahuddin dan mesjid Syuhada.

Sabtu, 11 Juni 2011

Sejarah Perkembangan dan Perkembangan Ilmu Akhlak

Keywords : Sejarah Ilmu Akhlak, Pertumbuhan Ilmu Akhlak, Akhlak Pada Masa Romawi, Akhlak Islam, Makalah Sejarah Akhlak, Perkembangan Ilmu Akhlak hingga saat ini, Perkembangan Akhlak Islami, Apa Itu Ilmu Akhlak?? Sejarah Perkembangan Ilmu Akhlak dari dulu hingga sekarang, Perkembangan Ilmu Akhlak Dari zaman dahulu hingga zaman modern.


PERHATIAN : ARTIKEL INI TIDAK SEPENUHNYA LENGKAP. SILAHKAN DOWNLOAD LENGKAP DISINI
Akhlak adalah bagian dari syari’at Islam. Bagian dari perintah-perintah Allah dan larangan-larangan-Nya. Akhlak harus ada serta terlihat pada diri setiap muslim, agar sempurna seluruh amal perbuatannya dengan Islam, dan sempurna pula dalam melaksanakan perintah-perintah Allah.

Agama Islam juga mengandung jalan hidup manusia yang paling sempurna dan memuat ajaran yang menuntun umat kepada kebahagiaan dan kesejahteraan. Semua ini terkandung dalam ajaran al-Qur’an yang diturunkan Allah dan ajaran sunnah yang didatangkan dari Nabi muhammad SAW. Islam memiliki tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Ilmu Akhlak.

Ajaran akhlak menemukan bentuknya yang sempurna pada agama Islam dengan titik pangkalnya pada Tuhan dan akal manusia. Agama Islam pada intinya mengajak manusia agar percaya kepada Tuhan dan mengakuinya bahwa Dialah pencipta, pemelihara, pemberi rahmat, pelindung terhadap apa yang ada di dunia ini.
Selain itu, agama Islam juga mengandung jalan hidup manusia yang paling sempurna dan memuat ajaran yang menuntun umat kepada kebahagiaan dan kesejahteraan. Hukum-hukum Islam yang mengandung serangkaian pengetahuan tentang akidah, pokok-pokok akhlak dan perbuatan yang baik.

Sangatlah jelas bahwa dalam al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang mengandung pokok-pokok akidah kegamaan, keutamaan akhlak dan prinsip-prinsip dan tata nilai perbuatan manusia. Mengenai pembinaan akhlak dapat dijelaskan pendapat Ath-Thabatabi sebagai berikut;

1. Pertama, menurut petunjuk al-Qur’an dalam hidupnya manusia hanya menuju kepada kebahagiaan, ketenangan dan pencapaian cita-citanya.

2. Kedua, perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia senantiasa berada dalam suatu kerangka peraturan dan hukum tertentu.

3. Ketiga, jalan hidup terbaik dan terkuat manusia adalah jalan hidup berdasarkan fitrah, bukan berdasarkan emosi dan dorongan hawa nafsu.

Tokoh-tokoh ini tidak lain adalah Nabi-Nabi yang tercatat dan diabadikan dalam kitab suci Al-Qur’an.

Makalah Akhlak Islam

Keywords : Makalah Akhlak Islami, Makalah Aqidah Akhlaq, Makalah akhlak, makalah akhlak islam, download makalah akhlak, akhlak islami adalah, kumpulan makalah akhlak islam, makalah akhlak islam, makalah agama, makalah akhlak gratis, donlot makalah akhlak Islam

Berikut Adalah pembahasan secara singkat Dari Makalah Akhlak Islami. Untuk Mendownload Makalah Secara Lengkap Silahkan Klik DISINI...


Secara sederhana Akhlak Islami dapat di artikan sebagai akhlak yang berdasarkan ajaran islam atau akhlak yang bersifat Islami. kata Islam yang berada di belakang akhlak menepati posisi sifat. Dengan demikian akhlak Islami adalah perbuatan yang dilakukan dengan mudah, disengaja, mendarah daging dan sebenarnya didasarkan pada ajaran Islam.
Dengan kata lain akhlak Islami adalah akhlakyang disamping mengakui adanya nilai-nilai universal sebagai dasar bentuk akhlak, juga mengakui nilai-nilai yang bersifat lokal dan temporal sebagai penjabaran atas nilai-nilai yang universal. Menghormati orang tua dalah akhlak yang bersifat mutlak atau universal. Sedangkan bagaimana caranya dapat dimanifestaskan oleh hasil pemikiran manusia yang dipengaruhi oleh kondisi dan situasi.

Induk Akhlak Islami adalah hal-hal apa saja yang menjelaskan au menjadi faktordari sebuah akhlak Islami itu. Baik dari cara perbuatan manusia, berfikir serta mengendalikan nafsunya.

Dalam pemikiran secara umum Induk Akhlak Islami terdiri dari dua bagian yaitu Akhlak terpuji dan akhlak tercela. Dimana semua itu ditentukan dengan perbuatan manusi bagaimana cara melakukan sesuatu sesuai dengan ajaran islam yang disebut akhlak terpuji dan bila menyimpang disebut akhlak tercela.

Rabu, 27 April 2011

Makalah Sejarah Islam Indonesia

sejarah islam di indonesia, dinamika islam di indonesia, kemajuan dan kemunduran islam di indonesia, awal mula penyebaran Islam di Indonesia, Sejarah Isam Indonesia, Download makalah sejarah islam di indonesia, download makalah dinamika islam di indonesia, dinamika islam di Asia Tenggara, Dinamika Islam di Philipina, Dinamika Islam di Vietnam, Sejarah Islam Di Asia Tenggara


Awal abad ke-20 merupakan abad kebangkitan bagi dunia Timur. Jepang memperoleh kemenangan atas Rusia pada tahun 1905, dicelah-celah reruntuhan Turki Utsmani tampillah gerakan turki muda. Pada tahun 1911 terciptalah Republik Tiongkok dibawah pimpinan Sun Yat Sen. Disekitar Nusantara ini berkobar pula gerakan-gerakan Nasional, seperti India dan Philipina. Sun Yat Sen memberikan komentar atas kemenangan jepang itu, antara lain: “…Nippon mengalahkan Rusia! Bangsa Eropa tidak senantiasa dijajah? Gemuruh runtuhnya menggema di seluruh Asia.” Pengaruh Turki terhadap Indonesia sejak sedia kala, karena hubungan keagamaan yang intim antara kedua bangsa ini. Revolusi Tiongkok amat berpengaruh terutama terhadap perjalanan Syarikat Islam (SI). Tan Malaka dan Muhamad Yamin terpengaruh dengan gerakan Nasional Philipina; dan gerakan Swadesi di India di terapkan pula di Indonesia. Demikianlah kejadian-kejadian internasional besar pengaruhnya terhadap kebangunan bangsa Indonesia, terbukti pada awal abad ke-20 itu juga bermunculan organisasi-organisasi pergerakan Islam dan Pergerakan lainnya di Indonesia.

Khusus mengenai kebangkitan Islam di Indonesia pada awal abad ke-20 amat dipengaruhi oleh gerakan reformasi keagamaan (Islam) di Timur Tengah dan India. Berangkatlah Haji Miskin, Haji Piobang dan Haji Supanik ke Mekkah untuk melakukan ibadah haji dan menuntut Ilmu di sana. Sepulangnya dari Mekah ke Minangkabau pada tahun 1803 mereka membawa faham Wahabi, suatu faham yang amat berpengaruh di Saudi Arabia. Untuk menaburkan faham Wahabi ini, mereka membentuk suatu barisan yang bernama “Paderi”, bergerak melawan adat, syirik, khurafat, dan Bid’ah. Untuk memenangkan fahamnya barisan “Paderi” ini bertindak dengan berani dan tegas, Sehingga terjadi peperangan antara barisan Paderi dan kaum Adat, yang akhirnya barisan Paderi berhadapan pula dengan pemerintah kolonial. Selanjutnya pembaharuan yang dipelopori Paderi ini dilanjutkan oleh kaum muda, termasuk Abdul Karim Amrullah, Abdullah Ahmad, Muhammad Thaib Umar dan kawan-kawannya. Mereka mengorganisir pesantren-pesantren yang sehaluan dan sefaham, kemudian diberi nama “Sumatera Thawalib”, yang pada kongresnya tahun 1930 menjadi Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Jadi paham ini masuk ke Indonesia (minangkabau) sebelum abad ke-20. Sedangkan faham Muhammad Abduh dan Jamaluddin Al-Afghani di mesir sampai ke Indonesia melalui mahasiswa-mahasiswa yang belajar di sana dan majalah-majalah yang diterbitkan oleh dua tokoh tersebut yang sampai ke Indonesia melalui pelabuhan-pelabuhan kecil, lepas dari pengawasan duane, seperti majalah Al Urwatul Wutsqa, As Siyasah, Al Liwa’ dan Al Adl edisi Mesir, Tsamratul Funun dan Al_Qis-thasul Mustaqim edisi Bairut dan majalah-majalah lainnya. Ada satu jilid tahunan majalah Al Urwatul Wutsqa yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tuban, sampai ke tangan Kiai Haji Ahmad Dahlan, lalu ia tergerak hatinya untuk mendirikan Muhammadiyah pada tahun 1912. Organisasi ini bergerak melawan feodalisme, syirk, bid’ah dan khurafat seperti barisan Paderi di Minang kabau, namun tidak dengan jalan kekerasan. Muhammadiyah menyebarkan fahamnya melalui pendidikan, dakwah dan sosial, seraya organisasi ini memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang berasal dari bantuan pemerintah kolonial demi kepentingan dakwahnya. Faham Muhammad Abduh dan system gerakannya mengilhami Muhammadiyah, sebagaimana faham Wahabi dan Sistim gerakannya mengilhami barisan Paderi, dan perlu dicatat, bahwa antara Abduh dan Wahabi sama-sama faham salaf, namun Muhammad Abduh menempuh jalan pendidikan untuk menaburkan fahamnya, sedangkan kaum wahabi menempuh jalan kekerasan. Senada dengan gerakan ini juga ialah Al-Irsyad dan Persatuan Islam (PERSIS).

Sedangkan gerakan Islam yang tampil bergerak dalam lapangan social ekonomi dan social politik ialah Syarikat Dagang Islam (SDI) yang lahir pada tahun 1905 di Sala di bawah pimpinan Haji Samanhudi, lalu menjadi Syarikat Islam (SI) di bawah pimpinan Haji Umar Said (HOS) Cokroaminoto dan para cendikiawan muslim lainnya. Mereka memperluas lingkup gerakan SI ke lapangan politik dan pembaharuan pemikiran tentang ajaran-ajaran Islam. Jasa yang paling besar SI terhadap bangsa dan Negera ialah meratakan kesadaran Nasional terhadap seluruh lapisan masyarakat, atas, tengah dan rakyat biasa di seluruh persada tanah airnya, terutama ketika SI mengadakan kongres nasionalnya yang pertama di Bandung pada tahun 1916, yang dihadiri oleh wakil-wakilnya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Bali. Kongres ini memperoleh perhatian pula dari pemerintah kolonial dan beberapa pers asing. Padahal Budi Utomo pada saat itu masih bergerak dalam lingkup Jawa Madura dan hanya memperoleh partisipan dari golongan bangsawan.
Dicelah-celah gerakan-gerakan Islam yang berdimensi pembaharuan ini juga masih ada organisasi-organisasi Islan yang mempertahankan identitasnya yang tradisionil, seperti Nahdhatul Ulama’ (NU) yang didirikan pada tahun 1926, sebagai reaksi terhadap praktek-praktek pembaharuan yang dilakukan oleh kaum Wahabi di Saudi Arabia, yang pada saat itu Wahabi merupakan faham yang berkuasa di sana. NU ini memperoleh dukungan dari mayoritas umat Islam dan organisasi Islam di Indonesia yang pada umumnya bermadzhab Syafi’i.

Pada prinsipnya antara gerakan Islam yang menerima dan menolak pembaharuan tidaklah memiliki perbedaan yang prinsipil. Sebab mereka sama-sama mengakui bahwa Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pegangan pertama dan utama; dan mereka sama-sama bergerak melawan Kolonialisme. Perbedaan yang ada pada mereka ialah perbedaan yang diperbolehkan, karena masih termasuk dalam lingkup Ijtihad.
Yang jelas, organisasi-organisasi Islam ini telah melakukan pesan perjuangan para Syuhada’ kusma bangsa, yang mempertaruhkan harta dan nyawanya demi kecintaan mereka kepada agama dan tanah airnya. Mudah-mudahan generasi masa kini diberi kemampuan melanjutkan pesan perjuangan mereka.

Kesimpulan

Di dalam Bukunya, M. Masyhur Amin menyimpulkan sebagai berikut :
1. Masyarakat kolonial adalah masyarakat yang serba terbelakang dalam semua segi kehidupannya, materiil dan spirituil, akibat penerapan sistem kolonialisme sebagai faktor penentu dan tradisionalisme sebagai faktor pembantu.
2. Kesadaran kebangsaan yang berdasarkan keagamaan (Islam) sebagai antithesis terhadap Kolonialisme adalah sejak kehadiran Kolonialisme ke Nusantara Ini. Sedangkan kebangkitan Islam pada awal abad kedua-puluh ini merupakan estafita terhadap pesan perjuangan para syuhada’ sebelumnya.
3. Perjuangan melawan kolonialisme pada awal mulanya berkobar karena perpaduan dari sentimen keagamaan (Islam) dan rasa cinta tanah air. Setelah pemerintah kolonial berhasil memisahkan penduduk pribumi dari agamanya (Islam), maka perjuangan melawan kolonialisme berdimensi dua, yaitu berdasarkan Nasionalisme Religius (ISLAM) dan Nasionalisme Sekuler.
4. Ciri khas gerakan reformasi As-Sunnah dan tajdid ashri, membuat formulasi-formulasi ajaran-ajaran Islam sesuai dengan kerangka alam pikiran moderen, tanpa mengganggu autentisitas ajaran Islam itu sendiri.

Senin, 25 April 2011

Makalah Sejarah Islam di Indonesia

sejarah islam di indonesia, dinamika islam di indonesia, kemajuan dan kemunduran islam di indonesia, awal mula penyebaran Islam di Indonesia, Sejarah Isam Indonesia, Download makalah sejarah islam di indonesia, download makalah dinamika islam di indonesia, dinamika islam di Asia Tenggara, Dinamika Islam di Philipina, Dinamika Islam di Vietnam, Sejarah Islam Di Asia Tenggara


Awal abad ke-20 merupakan abad kebangkitan bagi dunia Timur. Jepang memperoleh kemenangan atas Rusia pada tahun 1905, dicelah-celah reruntuhan Turki Utsmani tampillah gerakan turki muda. Pada tahun 1911 terciptalah Republik Tiongkok dibawah pimpinan Sun Yat Sen. Disekitar Nusantara ini berkobar pula gerakan-gerakan Nasional, seperti India dan Philipina. Sun Yat Sen memberikan komentar atas kemenangan jepang itu, antara lain: “…Nippon mengalahkan Rusia! Bangsa Eropa tidak senantiasa dijajah? Gemuruh runtuhnya menggema di seluruh Asia.” Pengaruh Turki terhadap Indonesia sejak sedia kala, karena hubungan keagamaan yang intim antara kedua bangsa ini. Revolusi Tiongkok amat berpengaruh terutama terhadap perjalanan Syarikat Islam (SI). Tan Malaka dan Muhamad Yamin terpengaruh dengan gerakan Nasional Philipina; dan gerakan Swadesi di India di terapkan pula di Indonesia. Demikianlah kejadian-kejadian internasional besar pengaruhnya terhadap kebangunan bangsa Indonesia, terbukti pada awal abad ke-20 itu juga bermunculan organisasi-organisasi pergerakan Islam dan Pergerakan lainnya di Indonesia.

Khusus mengenai kebangkitan Islam di Indonesia pada awal abad ke-20 amat dipengaruhi oleh gerakan reformasi keagamaan (Islam) di Timur Tengah dan India. Berangkatlah Haji Miskin, Haji Piobang dan Haji Supanik ke Mekkah untuk melakukan ibadah haji dan menuntut Ilmu di sana. Sepulangnya dari Mekah ke Minangkabau pada tahun 1803 mereka membawa faham Wahabi, suatu faham yang amat berpengaruh di Saudi Arabia. Untuk menaburkan faham Wahabi ini, mereka membentuk suatu barisan yang bernama “Paderi”, bergerak melawan adat, syirik, khurafat, dan Bid’ah. Untuk memenangkan fahamnya barisan “Paderi” ini bertindak dengan berani dan tegas, Sehingga terjadi peperangan antara barisan Paderi dan kaum Adat, yang akhirnya barisan Paderi berhadapan pula dengan pemerintah kolonial. Selanjutnya pembaharuan yang dipelopori Paderi ini dilanjutkan oleh kaum muda, termasuk Abdul Karim Amrullah, Abdullah Ahmad, Muhammad Thaib Umar dan kawan-kawannya. Mereka mengorganisir pesantren-pesantren yang sehaluan dan sefaham, kemudian diberi nama “Sumatera Thawalib”, yang pada kongresnya tahun 1930 menjadi Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Jadi paham ini masuk ke Indonesia (minangkabau) sebelum abad ke-20. Sedangkan faham Muhammad Abduh dan Jamaluddin Al-Afghani di mesir sampai ke Indonesia melalui mahasiswa-mahasiswa yang belajar di sana dan majalah-majalah yang diterbitkan oleh dua tokoh tersebut yang sampai ke Indonesia melalui pelabuhan-pelabuhan kecil, lepas dari pengawasan duane, seperti majalah Al Urwatul Wutsqa, As Siyasah, Al Liwa’ dan Al Adl edisi Mesir, Tsamratul Funun dan Al_Qis-thasul Mustaqim edisi Bairut dan majalah-majalah lainnya. Ada satu jilid tahunan majalah Al Urwatul Wutsqa yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tuban, sampai ke tangan Kiai Haji Ahmad Dahlan, lalu ia tergerak hatinya untuk mendirikan Muhammadiyah pada tahun 1912. Organisasi ini bergerak melawan feodalisme, syirk, bid’ah dan khurafat seperti barisan Paderi di Minang kabau, namun tidak dengan jalan kekerasan. Muhammadiyah menyebarkan fahamnya melalui pendidikan, dakwah dan sosial, seraya organisasi ini memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang berasal dari bantuan pemerintah kolonial demi kepentingan dakwahnya. Faham Muhammad Abduh dan system gerakannya mengilhami Muhammadiyah, sebagaimana faham Wahabi dan Sistim gerakannya mengilhami barisan Paderi, dan perlu dicatat, bahwa antara Abduh dan Wahabi sama-sama faham salaf, namun Muhammad Abduh menempuh jalan pendidikan untuk menaburkan fahamnya, sedangkan kaum wahabi menempuh jalan kekerasan. Senada dengan gerakan ini juga ialah Al-Irsyad dan Persatuan Islam (PERSIS).

Sedangkan gerakan Islam yang tampil bergerak dalam lapangan social ekonomi dan social politik ialah Syarikat Dagang Islam (SDI) yang lahir pada tahun 1905 di Sala di bawah pimpinan Haji Samanhudi, lalu menjadi Syarikat Islam (SI) di bawah pimpinan Haji Umar Said (HOS) Cokroaminoto dan para cendikiawan muslim lainnya. Mereka memperluas lingkup gerakan SI ke lapangan politik dan pembaharuan pemikiran tentang ajaran-ajaran Islam. Jasa yang paling besar SI terhadap bangsa dan Negera ialah meratakan kesadaran Nasional terhadap seluruh lapisan masyarakat, atas, tengah dan rakyat biasa di seluruh persada tanah airnya, terutama ketika SI mengadakan kongres nasionalnya yang pertama di Bandung pada tahun 1916, yang dihadiri oleh wakil-wakilnya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Bali. Kongres ini memperoleh perhatian pula dari pemerintah kolonial dan beberapa pers asing. Padahal Budi Utomo pada saat itu masih bergerak dalam lingkup Jawa Madura dan hanya memperoleh partisipan dari golongan bangsawan.
Dicelah-celah gerakan-gerakan Islam yang berdimensi pembaharuan ini juga masih ada organisasi-organisasi Islan yang mempertahankan identitasnya yang tradisionil, seperti Nahdhatul Ulama’ (NU) yang didirikan pada tahun 1926, sebagai reaksi terhadap praktek-praktek pembaharuan yang dilakukan oleh kaum Wahabi di Saudi Arabia, yang pada saat itu Wahabi merupakan faham yang berkuasa di sana. NU ini memperoleh dukungan dari mayoritas umat Islam dan organisasi Islam di Indonesia yang pada umumnya bermadzhab Syafi’i.

Pada prinsipnya antara gerakan Islam yang menerima dan menolak pembaharuan tidaklah memiliki perbedaan yang prinsipil. Sebab mereka sama-sama mengakui bahwa Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pegangan pertama dan utama; dan mereka sama-sama bergerak melawan Kolonialisme. Perbedaan yang ada pada mereka ialah perbedaan yang diperbolehkan, karena masih termasuk dalam lingkup Ijtihad.
Yang jelas, organisasi-organisasi Islam ini telah melakukan pesan perjuangan para Syuhada’ kusma bangsa, yang mempertaruhkan harta dan nyawanya demi kecintaan mereka kepada agama dan tanah airnya. Mudah-mudahan generasi masa kini diberi kemampuan melanjutkan pesan perjuangan mereka.

Kesimpulan

Di dalam Bukunya, M. Masyhur Amin menyimpulkan sebagai berikut :
1. Masyarakat kolonial adalah masyarakat yang serba terbelakang dalam semua segi kehidupannya, materiil dan spirituil, akibat penerapan sistem kolonialisme sebagai faktor penentu dan tradisionalisme sebagai faktor pembantu.
2. Kesadaran kebangsaan yang berdasarkan keagamaan (Islam) sebagai antithesis terhadap Kolonialisme adalah sejak kehadiran Kolonialisme ke Nusantara Ini. Sedangkan kebangkitan Islam pada awal abad kedua-puluh ini merupakan estafita terhadap pesan perjuangan para syuhada’ sebelumnya.
3. Perjuangan melawan kolonialisme pada awal mulanya berkobar karena perpaduan dari sentimen keagamaan (Islam) dan rasa cinta tanah air. Setelah pemerintah kolonial berhasil memisahkan penduduk pribumi dari agamanya (Islam), maka perjuangan melawan kolonialisme berdimensi dua, yaitu berdasarkan Nasionalisme Religius (ISLAM) dan Nasionalisme Sekuler.
4. Ciri khas gerakan reformasi As-Sunnah dan tajdid ashri, membuat formulasi-formulasi ajaran-ajaran Islam sesuai dengan kerangka alam pikiran moderen, tanpa mengganggu autentisitas ajaran Islam itu sendiri.

Kamis, 24 Maret 2011

Makalah Akhlak Tasawuf

Untuk Mendownload Makalah Akhlak Tasawuf silahkan klik DISINI. Untuk memahami pengertian akhlak terdapat beberapa sumber yang dijadikan referensi untuk mengetahu maknanya. Dari sudut bahasa, akhlak berasal dari kata اخلق – يخلق yang berarti berbudi pekerti atau berakhlak. Ilmu akhlak ialah ilmu yang membahas tentang perbuatan-perbuatan manusia, kemudian menetapkannya apakah perbuatan tersebut baik atau buruk. Dengan demikian objek pembahasan ilmu akhlak berkaitan dengan norma atau penilaian terhadap suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang...
Dalam makalah ini akan dibahas lebih rinci tentang ilmu akhlak, ruang lingkup, dan manfaat mempelajari ilmu akhlak.

Senin, 21 Maret 2011

Makalah Tarekat

Tarekat adalah salah satu bentuk kelanjutan usaha para sufi terdahulu dalam menyebarluaskan tasawuf sesuai pemahamannya. Dalam ilmu tasawuf disebut thuruqas sufiyah. Secara umum tujuan tasawuf adalah mendekatkan diri kepada Allah melalui persucian jiwa...
Ajaran tasawuf yang harus diamalkan dalam bimbingan seorang guru, itulah yang disebut Tarekat. Dengan kata lain dapat dirumuskan bahwa tasawuf adalah seperangkat ilmu mendekatkan diri kepada Allah...
Sedangkan tarekat adalah suatu sistem untuk mendekatkan diri kepada Allah yang salah satu unsur pokoknya adalah ilmu tasawuf. Klik disini Untuk Mendownload Makalah. HARAP MENCANTUMKAN SUMBER